Selasa, 03 November 2015

PERTEMUAN 4

1. Bagian Awal

Pengajaran BIMBEL di SDN 06 Pagi Tanjung Duren Utara, Jakarta Barat
dalam Penerapan Mata Kuliah Character Building Kewarganegaraan
Bersama Teach For Indonesia (TFI) BINUS University

















Nama Dosen : Murty Magda Pane

Kode Dosen : D3371

Kelas : LD51

Hari/Tanggal : Selasa, 3 November 2015

Waktu : Pukul 10.00 - 11.00 WIB (60 Menit)

Lokasi : SD Negeri 06/07 Tanjung Duren Utara, No. 20 Jalan Tanjung Duren Raya 11470

Jumlah Peserta : 64 Anak. Terdiri dari dua kelas, yaitu kelas 1A 32 anak dengan 3 pengajar dan 1B 32 anak dengan 4 pengajar. Setiap pengajar, bertanggungjawab atas 8-10 anak.

PIC : Ibu Nurhayati, selaku Kepala Sekolah SDN 06 Pagi Tanjung Duren Utara, Jakarta Barat.

Anggota yang hadir :
  • Sarah Fitriana Malik
  • Adlina Farahdiba
  • Kautsara Gita Gemala
  • Andre Hendrawan
  • Misyell Efendy
  • Henny Angelina
  • William Jhon Steven
Anggota yang tidak hadir : -



Sarah Fitriana Malik; Adlina Farahdiba; Andre Hendrawan; Henny Angelina;
 Kautsara Gita Gemala; Misyell Efendy; William Jhon Steven



2. Bagian Isi


Pada hari ini kami akan melanjutkan mengajar anak-anak SD kelas 1. Minggu ini kami mengajar bahasa inggris. Anak-anak begitu antusias saat kami memasuki ruang kelas baik itu kelas 1A dan 1B. Mereka terlihat bersemangat dan langsung menghampiri kami satu persatu untuk bersalaman. Saat awal masuk kelas kami menenangkan kondisi kelas yang ribut. Kemudian kami mulai mengajar materi nama buah-buahan dalam bahasa inggris. Setelah itu, kami melanjutkan dengan membagikan materi yang akan kami jelaskan kepada adik adik berupa berbagai gambar buah-buahan yang biasa kita lihat. 

Untuk metode pembelajaran minggu ini, kami masih menerapkan sistem pairing, sehingga anak-anak bisa lebih leluasa untuk bertanya dengan kakak pengajarnya masing-masing mengenai materi yang belum paham. Selain itu, dengan menerapkan sistem tersebut kami selaku pengajar dapat mengetahui kekurangan dan kelebihan dari masing-masing anak yang diajar. Dengan begitu, kami dapat memberi fokus lebih pada anak-anak yang kurang mengerti materi. Banyak anak-anak yang belum menguasai betul nama buah-buahan terutama dalam pelafalannya. Contoh bahasa inggrisnya nanas adalah pineapple mereka menyebutnya dengan "pinepel".

sesi pairing mengajar bahasa inggris

saat sesi tebak-tebakan nama buah-buahan

saat sesi pairing berlangsung

Berdasarkan hasil survei internal minggu ini, Adlina Farahdiba, Andre Hendrawan, Misyell Efendy dan Kautsara Gita yang dapat dijadikan contoh bagi anggota kelompok yang lain dari segi disiplin waktu. Mereka datang lebih awal dari anggota kelompok yang lain. Overall semua datang sebelum jam 10.


3. Penutup
  • Hasil Kegiatan
Sebelum
Sesudah
Anak-anak belum mengetahui nama buah-buahan dalam bahasa inggris
Beberapa anak mulai hafal dan bisa pelafalan nama buah-buahan dalam bahasa inggris
Anak-anak cenderung sulit diatur
Anak-anak sudah mulai bisa diatur
Suasana kelas kurang kondusif
Suasana kelas mulai kondusif
  • Pencapaian Volunteer
          Mereka mulai mengingat nama buah-buahan dalam bahasa inggris dengan pelafalan yang benar

  • Kesimpulan
           Untuk pertemuan ke empat, dapat dikatakan lancar dan semua berjalan sesuai dengan harapan.            Harapan kami semoga dengan materi yang kami ajarkan dapat bermanfaat bagi mereka dan                 dapat mempermudah mereka untuk kedepannya.
 
  • Next To Do
         Perbaikan yang akan kami lakukan untuk pertemuan selanjutnya adalah bagaimana anak-anak            dapat lebih lancar dalam pelafalan bahasa inggris.