Senin, 14 Desember 2015

PERTEMUAN 6

1. Bagian Awal

Pengajaran BIMBEL di SDN 06 Pagi Tanjung Duren Utara, Jakarta Barat
dalam Penerapan Mata Kuliah Character Building Kewarganegaraan
Bersama Teach For Indonesia (TFI) BINUS University

















Nama Dosen : Murty Magda Pane

Kode Dosen : D3371

Kelas : LD51

Hari/Tanggal : Selasa, 1 Desember 2015

Waktu : Pukul 10.00 - 11.00 WIB (60 Menit)

Lokasi : SD Negeri 06/07 Tanjung Duren Utara, No. 20 Jalan Tanjung Duren Raya 11470

Jumlah Peserta : 64 Anak. Terdiri dari dua kelas, yaitu kelas 1A 32 anak dengan 3 pengajar dan 1B 32 anak dengan 4 pengajar. Setiap pengajar, bertanggungjawab atas 8-10 anak.

PIC : Ibu Nurhayati, selaku Kepala Sekolah SDN 06 Pagi Tanjung Duren Utara, Jakarta Barat.

Anggota yang hadir :
  • Sarah Fitriana Malik
  • Adlina Farahdiba
  • Kautsara Gita Gemala
  • Andre Hendrawan
  • Misyell Efendy
  • Henny Angelina
  • William Jhon Steven
Anggota yang tidak hadir : -

Sarah Fitriana Malik; Kautsara Gita Gemala; Misyell Efendy;
William Jhon Steven; Henny Angelina; Andre Hendrawan; Adlina Farahdiba


2. Bagian Isi


Pada hari ini kami akan melanjutkan mengajar anak-anak SD kelas 1. Minggu ini kami memberikan ulangan matematika. Anak-anak begitu antusias saat kami memasuki ruang kelas baik itu kelas 1A dan 1B. Mereka terlihat bersemangat dan langsung menghampiri kami satu persatu untuk bersalaman. Kemudian kami mulai memberikan soal ujiannya dengan materi yang sudah kami bahas selama ini terkait dengan matematika. Setelah itu, mereka mulai mempersiapkan kertas ulangan dan siap untuk mendengarkan sal yang akan diberikan.

Untuk metode pembelajaran minggu ini, kami masih menerapkan sistem pairing, sehingga anak-anak bisa lebih mudah dikontrol oleh pengajarnya masing-masing. Berdasarkan hasil ulangan hari ini, kami dapat simpulkan bahwa mereka sudah memahami matematika tentang penjumlahan puluhan, penjumlahan kebawah dan pengurangan puluhan. Hal ini terbukti dengan nilai mereka yang rata-rata mendapat nilai 80-100.

Suasana saat ujian di kelas


Saat sesi pairing
Suasana saat ujian

Berdasarkan hasil survei internal minggu ini, Henny Angelina dan William Jhon yang dapat dijadikan contoh bagi anggota kelompok yang lain dari segi penguasaan kelas. Mereka datang lebih awal dari anggota kelompok yang lain. Overall semua datang sebelum jam 10.


3. Penutup
  • Hasil Kegiatan
Sebelum
Sesudah
Anak-anak belum lancar Penjumlahan kebawah
anak-anak sudah bisa mengerti sistem penjumlahan kebawah
Anak-anak kurang semangat dalam materi penjumlahan kebawah
Anak-anak semangat dalam mengerjakan ujian
Suasana kelas kurang kondusif
Suasana kelas mulai kondusif
  • Pencapaian Volunteer
          Mereka sudah memahami materi dengan baik, terbukti dengan hasil ujian yang cukup memuaskan.

  • Kesimpulan
           Untuk pertemuan ke enam, anak-anak sudah bisa menerima materi yang selama ini diajarkan oleh pengajar dengan baik. kami berharap ilmu yang sudah kami berikan, dapat berguna bagi anak-anak di kemudian hari dan dapat membantu tim guru yang mengajar dalam mata pelajaran tersebut.







             

PERTEMUAN 5

1. Bagian Awal

Pengajaran BIMBEL di SDN 06 Pagi Tanjung Duren Utara, Jakarta Barat
dalam Penerapan Mata Kuliah Character Building Kewarganegaraan
Bersama Teach For Indonesia (TFI) BINUS University

















Nama Dosen : Murty Magda Pane

Kode Dosen : D3371

Kelas : LD51

Hari/Tanggal : Selasa, 10 November 2015

Waktu : Pukul 10.00 - 11.00 WIB (60 Menit)

Lokasi : SD Negeri 06/07 Tanjung Duren Utara, No. 20 Jalan Tanjung Duren Raya 11470

Jumlah Peserta : 64 Anak. Terdiri dari dua kelas, yaitu kelas 1A 32 anak dengan 3 pengajar dan 1B 32 anak dengan 4 pengajar. Setiap pengajar, bertanggungjawab atas 8-10 anak.

PIC : Ibu Nurhayati, selaku Kepala Sekolah SDN 06 Pagi Tanjung Duren Utara, Jakarta Barat.

Anggota yang hadir :
  • Sarah Fitriana Malik
  • Adlina Farahdiba
  • Kautsara Gita Gemala
  • Andre Hendrawan
  • Misyell Efendy
  • Henny Angelina
  • William Jhon Steven
Anggota yang tidak hadir : -



Sarah Fitriana Malik; Adlina Farahdiba; Andre Hendrawan; 
Kautsara Gita Gemala; Misyell Efendy


2. Bagian Isi


Pada hari ini kami akan melanjutkan mengajar anak-anak SD kelas 1. Minggu ini kami memberikan ulangan bahasa inggris. Anak-anak begitu antusias saat kami memasuki ruang kelas baik itu kelas 1A dan 1B. Mereka terlihat bersemangat dan langsung menghampiri kami satu persatu untuk bersalaman. Kemudian kami mulai memberikan soal ujiannya dengan materi yang sudah kami bahas selama ini dalam bahasa inggris. Setelah itu, mereka mulai mempersiapkan kertas ulangan dan siap untuk mendengarkan sal yang akan diberikan.

Untuk metode pembelajaran minggu ini, kami masih menerapkan sistem pairing, sehingga anak-anak bisa lebih mudah dikontrol oleh pengajarnya masing-masing. Berdasarkan hasil ulangan hari ini, kami dapat simpulkan bahwa mereka sudah memahami bahasa inggris tentang keluarga, buah-buahan, alfabet, dan anggota tubuh. Hal ini terbukti dengan nilai mereka yang rata-rata mendapat nilai 75-100.

Suasana Kelas Setelah Ujian

Suasana saat pemeriksaan hasil ujian

Berdasarkan hasil survei internal minggu ini, Andre Hendrawan dan Kautsara Gita yang dapat dijadikan contoh bagi anggota kelompok yang lain dari segi disiplin waktu. Mereka datang lebih awal dari anggota kelompok yang lain. Overall semua datang sebelum jam 10.


3. Penutup
  • Hasil Kegiatan
Sebelum
Sesudah
Anak-anak belum lancar menghafalkan materi dengan baik
anak-anak sudah bisa memahami materi dengan baik
Anak-anak kurang semangat dalam bahasa inggris
Anak-anak semangat dalam mengerjakan ujian
Suasana kelas kurang kondusif
Suasana kelas mulai kondusif
  • Pencapaian Volunteer
          Mereka sudah memahami materi dengan baik, terbukti dengan hasil ujian yang cukup memuaskan.

  • Kesimpulan
           Untuk pertemuan ke lima, anak-anak sudah bisa menerima materi yang selama ini diajarkan oleh pengajar dengan baik. kami berharap ilmu yang sudah kami berikan, dapat berguna bagi anak-anak di kemudian hari dan dapat membantu tim guru yang mengajar dalam mata pelajaran tersebut.





             

Selasa, 03 November 2015

PERTEMUAN 4

1. Bagian Awal

Pengajaran BIMBEL di SDN 06 Pagi Tanjung Duren Utara, Jakarta Barat
dalam Penerapan Mata Kuliah Character Building Kewarganegaraan
Bersama Teach For Indonesia (TFI) BINUS University

















Nama Dosen : Murty Magda Pane

Kode Dosen : D3371

Kelas : LD51

Hari/Tanggal : Selasa, 3 November 2015

Waktu : Pukul 10.00 - 11.00 WIB (60 Menit)

Lokasi : SD Negeri 06/07 Tanjung Duren Utara, No. 20 Jalan Tanjung Duren Raya 11470

Jumlah Peserta : 64 Anak. Terdiri dari dua kelas, yaitu kelas 1A 32 anak dengan 3 pengajar dan 1B 32 anak dengan 4 pengajar. Setiap pengajar, bertanggungjawab atas 8-10 anak.

PIC : Ibu Nurhayati, selaku Kepala Sekolah SDN 06 Pagi Tanjung Duren Utara, Jakarta Barat.

Anggota yang hadir :
  • Sarah Fitriana Malik
  • Adlina Farahdiba
  • Kautsara Gita Gemala
  • Andre Hendrawan
  • Misyell Efendy
  • Henny Angelina
  • William Jhon Steven
Anggota yang tidak hadir : -



Sarah Fitriana Malik; Adlina Farahdiba; Andre Hendrawan; Henny Angelina;
 Kautsara Gita Gemala; Misyell Efendy; William Jhon Steven



2. Bagian Isi


Pada hari ini kami akan melanjutkan mengajar anak-anak SD kelas 1. Minggu ini kami mengajar bahasa inggris. Anak-anak begitu antusias saat kami memasuki ruang kelas baik itu kelas 1A dan 1B. Mereka terlihat bersemangat dan langsung menghampiri kami satu persatu untuk bersalaman. Saat awal masuk kelas kami menenangkan kondisi kelas yang ribut. Kemudian kami mulai mengajar materi nama buah-buahan dalam bahasa inggris. Setelah itu, kami melanjutkan dengan membagikan materi yang akan kami jelaskan kepada adik adik berupa berbagai gambar buah-buahan yang biasa kita lihat. 

Untuk metode pembelajaran minggu ini, kami masih menerapkan sistem pairing, sehingga anak-anak bisa lebih leluasa untuk bertanya dengan kakak pengajarnya masing-masing mengenai materi yang belum paham. Selain itu, dengan menerapkan sistem tersebut kami selaku pengajar dapat mengetahui kekurangan dan kelebihan dari masing-masing anak yang diajar. Dengan begitu, kami dapat memberi fokus lebih pada anak-anak yang kurang mengerti materi. Banyak anak-anak yang belum menguasai betul nama buah-buahan terutama dalam pelafalannya. Contoh bahasa inggrisnya nanas adalah pineapple mereka menyebutnya dengan "pinepel".

sesi pairing mengajar bahasa inggris

saat sesi tebak-tebakan nama buah-buahan

saat sesi pairing berlangsung

Berdasarkan hasil survei internal minggu ini, Adlina Farahdiba, Andre Hendrawan, Misyell Efendy dan Kautsara Gita yang dapat dijadikan contoh bagi anggota kelompok yang lain dari segi disiplin waktu. Mereka datang lebih awal dari anggota kelompok yang lain. Overall semua datang sebelum jam 10.


3. Penutup
  • Hasil Kegiatan
Sebelum
Sesudah
Anak-anak belum mengetahui nama buah-buahan dalam bahasa inggris
Beberapa anak mulai hafal dan bisa pelafalan nama buah-buahan dalam bahasa inggris
Anak-anak cenderung sulit diatur
Anak-anak sudah mulai bisa diatur
Suasana kelas kurang kondusif
Suasana kelas mulai kondusif
  • Pencapaian Volunteer
          Mereka mulai mengingat nama buah-buahan dalam bahasa inggris dengan pelafalan yang benar

  • Kesimpulan
           Untuk pertemuan ke empat, dapat dikatakan lancar dan semua berjalan sesuai dengan harapan.            Harapan kami semoga dengan materi yang kami ajarkan dapat bermanfaat bagi mereka dan                 dapat mempermudah mereka untuk kedepannya.
 
  • Next To Do
         Perbaikan yang akan kami lakukan untuk pertemuan selanjutnya adalah bagaimana anak-anak            dapat lebih lancar dalam pelafalan bahasa inggris.







             

Rabu, 28 Oktober 2015

PERTEMUAN 3





1. Bagian Awal

Pengajaran BIMBEL di SDN 06 Pagi Tanjung Duren Utara, Jakarta Barat
dalam Penerapan Mata Kuliah Character Building Kewarganegaraan
Bersama Teach For Indonesia (TFI) BINUS University



















Nama Dosen : Murty Magda Pane

Kode Dosen : D3371

Kelas : LD51

Hari/Tanggal : Selasa, 27 Oktober 2015

Waktu : Pukul 10.00 - 11.00 WIB (60 Menit)

Lokasi : SD Negeri 06/07 Tanjung Duren Utara, No. 20 Jalan Tanjung Duren Raya 11470

Jumlah Peserta : 64 Anak. Terdiri dari dua kelas, yaitu kelas 1A 32 anak dengan 3 pengajar dan 1B 32 anak dengan 4 pengajar. Setiap pengajar, bertanggungjawab atas 8-10 anak.

PIC : Ibu Nurhayati, selaku Kepala Sekolah SDN 06 Pagi Tanjung Duren Utara, Jakarta Barat.

Anggota yang hadir :
·                     Sarah Fitriana Malik
·                     Adlina Farahdiba
·                     Kautsara Gita Gemala
·                     Andre Hendrawan
·                     Misyell Efendy
·                     Henny Angelina
·                     William Jhon Steven
Anggota yang tidak hadir : -


Sarah Fitriana Malik; Kautsara Gita Gemala; William Jhon Steven; Misyell Efendy; Andre Hendrawan;
Adlina Farahdiba; Henny Angelina (dari kiri-kanan)
                   

2. Bagian Isi


Pada hari ini kami akan melanjutkan mengajar anak-anak SD kelas 1. Minggu ini kami mengajarkan matematika .Anak-anak begitu antusias saat kami memasuki ruang kelas, baik itu kelas 1A dan 1B. Mereka terlihat bersemangat dan langsung menghampiri kami satu persatu untuk bersalaman. Saat awal masuk kelas kami menanyakan anak anak apakah kalian sudah bisa berhitung penjumlahan. Setelah itu, kami melanjutkan dengan membagikan materi yang akan kami jelaskan kepada adik adik. lalu, mereka mengerjakan soal yang telah kami bagikan.

Untuk metode pembelajaran minggu ini, kami masih menerapkan sistem pairing, sehingga anak-anak bisa lebih leluasa untuk bertanya dengan kakak pengajarnya masing-masing mengenai materi yang belum paham. Selain itu, dengan menerapkan sistem tersebut kami selaku pengajar dapat mengetahui kekurangan dan kelebihan dari masing-masing anak yang diajar. Dengan begitu, kami dapat memberi fokus lebih pada anak-anak yang kurang mengerti materi. Banyak anak-anak yang belum menguasai betul penjumlahan dan cara membaca angka. Contoh nya mereka menyebut angka13 dengan "tiga satu".
Suasana di kelas


Suasana di kelas

Berdasarkan hasil survei internal minggu ini, Adlina Farahdiba, Andre Hendrawan dan Misyell Efendy yang dapat dijadikan contoh bagi anggota kelompok yang lain dari segi disiplin waktu. Mereka datang lebih awal dari anggota kelompok yang lain. Overall semua datang sebelum jam 10.

3. Penutup       
  • Hasil Kegiatan:
Sebelum
Sesudah
Anak-anak tidak mengerti sistem penjumlahan kebawah
Beberapa anak mulai memahami sistem penjumlahan kebawah
Anak-anak cenderung sulit diatur
Anak-anak sudah mulai bisa diatur
Suasana kelas kurang kondusif
Suasana kelas mulai kondusif


  • Pencapaian Volunteer:
Mereka mulai memahami cara penjumlahan kebawah dengan angka puluhan.

  • Kesimpulan
Untuk pertemuan ke dua matematika, dapat dikatakan lancar dan semua berjalan sesuai dengan harapan. Harapan kami, semoga dengan materi yang kami ajarkan dapat bermanfaat bagi mereka dan dapat mempermudah mereka kedepannya.


  • Next to do
Perbaikan yang akan kami lakukan untuk pertemuan selanjutnya adalah bagaimana anak-anak dapat lebih lancar menghitung penjumlahan dalam jumlah puluhan.













Kamis, 22 Oktober 2015

PERTEMUAN 2

1. Bagian Awal

Pengajaran BIMBEL di SDN 06 Pagi Tanjung Duren Utara, Jakarta Barat
dalam Penerapan Mata Kuliah Character Building Kewarganegaraan
Bersama Teach For Indonesia (TFI) BINUS University



















Nama Dosen : Murty Magda Pane

Kode Dosen : D3371

Kelas : LD51

Hari/Tanggal : Selasa, 20 Oktober 2015

Waktu : Pukul 10.00 - 11.00 WIB (60 Menit)

Lokasi : SD Negeri 06/07 Tanjung Duren Utara, No. 20 Jalan Tanjung Duren Raya 11470

Jumlah Peserta : 64 Anak. Terdiri dari dua kelas, yaitu kelas 1A 32 anak dengan 3 pengajar dan 1B 32 anak dengan 4 pengajar. Setiap pengajar, bertanggungjawab atas 8-10 anak.

PIC : Ibu Nurhayati, selaku Kepala Sekolah SDN 06 Pagi Tanjung Duren Utara, Jakarta Barat.

Anggota yang hadir :
·                     Sarah Fitriana Malik
·                     Adlina Farahdiba
·                     Kautsara Gita Gemala
·                     Andre Hendrawan
·                     Misyell Efendy
·                     Henny Angelina
·                     William Jhon Steven
Anggota yang tidak hadir : -



Henny Angelina; Andre Hendrawan; Sarah Fitriana Malik; Adlina Farahdiba (Baris depan, Kiri-Kanan)
Kautsara Gita Gemala; Misyell Efendy; William Jhon Steven (Baris belakang, Kiri-Kanan)
                     


2. Bagian Isi


Pada hari ini kami akan melanjutkan mengajar anak-anak SD kelas 1. Sebelumnya kami sudah berrunding dengan guru bahasa inggris di sekolah tersebut mengenai ,materi apakah yang harus nya di sampaikan oleh kelompok kami. Minggu ini kami mengajarkan bahasa Inggris .Anak-anak begitu antusias saat kami memasuki ruang kelas, baik itu kelas 1A dan 1B. Mereka terlihat bersemangat dan langsung menghampiri kami satu persatu untuk bersalaman. Saat awal masuk kelas kami menanyakan anak anak apakah kalian sudah bisa berhitung dengan bahasa inggris dan menyebutkan abjad. Setelah itu, kami melanjutkan dengan membagikan materi yang akan kami jelaskan kepada adik adik. Kelas 1A dan 1B mejelaskan materi yang berbeda, kelas 1A hanya sampai animal kalau 1B sudah sampai part of body.
Suasana belajar di kelas 1A

Untuk metode pembelajaran minggu ini, kami masih menerapkan sistem pairing, sehingga anak-anak bisa lebih leluasa untuk bertanya dengan kakak pengajarnya masing-masing mengenai materi yang belum paham. Selain itu, dengan menerapkan sistem tersebut kami selaku pengajar dapat mengetahui kekurangan dan kelebihan dari masing-masing anak yang diajar. Dengan begitu, kami dapat memberi fokus lebih pada anak-anak yang kurang mengerti materi. Banyak anak anak yang belum menguasai betul pengejaan dengan bahasa inggris. Contoh nya Face mereka menulis nya ves.

Suasana di kelas 1B

Suasana di kelas 1A

Berdasarkan hasil survei internal minggu ini, Adlina Farahdiba dan Sarah Fitriana Malik yang dapat dijadikan contoh bagi anggota kelompok yang lain dari segi disiplin waktu. Mereka datang lebih awal dari anggota kelompok yang lain. Overall semua datang sebelum jam 10.

3. Penutup

·                     Hasil Kegiatan:
Sebelum
Sesudah
Anak-anak begitu kurang bersemangat
Semangat untuk belajar
Anak-anak cenderung sulit diatur
Anak-anak sudah mulai bisa diatur
Malu-malu untuk maju ke depan kelas
Bersemangat dan berebut maju ke depan

·                     Pencapaian Volunteer:
Mereka mulai berani untuk maju ke depan kelas dan mau untuk mendengarkan perkataan kami, selaku pengajar.

·                     Kesimpulan
Untuk hari pertama kami mengajar, dapat dikatakan lancar dan semua berjalan sesuai dengan harapan. Harapan kami, semoga dengan materi yang kami ajarkan dapat bermanfaat bagi mereka.

·                     Next to do
Perbaikan yang akan kami lakukan untuk pertemuan selanjutnya adalah bagaimana anak-anak dapat mengeja bahasa inggris dengan baik dan benar, menghitung 1-20 dengan bahasa inggris tanpa salah dan melafalkan abjad dengan baik.