Rabu, 28 Oktober 2015

PERTEMUAN 3





1. Bagian Awal

Pengajaran BIMBEL di SDN 06 Pagi Tanjung Duren Utara, Jakarta Barat
dalam Penerapan Mata Kuliah Character Building Kewarganegaraan
Bersama Teach For Indonesia (TFI) BINUS University



















Nama Dosen : Murty Magda Pane

Kode Dosen : D3371

Kelas : LD51

Hari/Tanggal : Selasa, 27 Oktober 2015

Waktu : Pukul 10.00 - 11.00 WIB (60 Menit)

Lokasi : SD Negeri 06/07 Tanjung Duren Utara, No. 20 Jalan Tanjung Duren Raya 11470

Jumlah Peserta : 64 Anak. Terdiri dari dua kelas, yaitu kelas 1A 32 anak dengan 3 pengajar dan 1B 32 anak dengan 4 pengajar. Setiap pengajar, bertanggungjawab atas 8-10 anak.

PIC : Ibu Nurhayati, selaku Kepala Sekolah SDN 06 Pagi Tanjung Duren Utara, Jakarta Barat.

Anggota yang hadir :
·                     Sarah Fitriana Malik
·                     Adlina Farahdiba
·                     Kautsara Gita Gemala
·                     Andre Hendrawan
·                     Misyell Efendy
·                     Henny Angelina
·                     William Jhon Steven
Anggota yang tidak hadir : -


Sarah Fitriana Malik; Kautsara Gita Gemala; William Jhon Steven; Misyell Efendy; Andre Hendrawan;
Adlina Farahdiba; Henny Angelina (dari kiri-kanan)
                   

2. Bagian Isi


Pada hari ini kami akan melanjutkan mengajar anak-anak SD kelas 1. Minggu ini kami mengajarkan matematika .Anak-anak begitu antusias saat kami memasuki ruang kelas, baik itu kelas 1A dan 1B. Mereka terlihat bersemangat dan langsung menghampiri kami satu persatu untuk bersalaman. Saat awal masuk kelas kami menanyakan anak anak apakah kalian sudah bisa berhitung penjumlahan. Setelah itu, kami melanjutkan dengan membagikan materi yang akan kami jelaskan kepada adik adik. lalu, mereka mengerjakan soal yang telah kami bagikan.

Untuk metode pembelajaran minggu ini, kami masih menerapkan sistem pairing, sehingga anak-anak bisa lebih leluasa untuk bertanya dengan kakak pengajarnya masing-masing mengenai materi yang belum paham. Selain itu, dengan menerapkan sistem tersebut kami selaku pengajar dapat mengetahui kekurangan dan kelebihan dari masing-masing anak yang diajar. Dengan begitu, kami dapat memberi fokus lebih pada anak-anak yang kurang mengerti materi. Banyak anak-anak yang belum menguasai betul penjumlahan dan cara membaca angka. Contoh nya mereka menyebut angka13 dengan "tiga satu".
Suasana di kelas


Suasana di kelas

Berdasarkan hasil survei internal minggu ini, Adlina Farahdiba, Andre Hendrawan dan Misyell Efendy yang dapat dijadikan contoh bagi anggota kelompok yang lain dari segi disiplin waktu. Mereka datang lebih awal dari anggota kelompok yang lain. Overall semua datang sebelum jam 10.

3. Penutup       
  • Hasil Kegiatan:
Sebelum
Sesudah
Anak-anak tidak mengerti sistem penjumlahan kebawah
Beberapa anak mulai memahami sistem penjumlahan kebawah
Anak-anak cenderung sulit diatur
Anak-anak sudah mulai bisa diatur
Suasana kelas kurang kondusif
Suasana kelas mulai kondusif


  • Pencapaian Volunteer:
Mereka mulai memahami cara penjumlahan kebawah dengan angka puluhan.

  • Kesimpulan
Untuk pertemuan ke dua matematika, dapat dikatakan lancar dan semua berjalan sesuai dengan harapan. Harapan kami, semoga dengan materi yang kami ajarkan dapat bermanfaat bagi mereka dan dapat mempermudah mereka kedepannya.


  • Next to do
Perbaikan yang akan kami lakukan untuk pertemuan selanjutnya adalah bagaimana anak-anak dapat lebih lancar menghitung penjumlahan dalam jumlah puluhan.













Kamis, 22 Oktober 2015

PERTEMUAN 2

1. Bagian Awal

Pengajaran BIMBEL di SDN 06 Pagi Tanjung Duren Utara, Jakarta Barat
dalam Penerapan Mata Kuliah Character Building Kewarganegaraan
Bersama Teach For Indonesia (TFI) BINUS University



















Nama Dosen : Murty Magda Pane

Kode Dosen : D3371

Kelas : LD51

Hari/Tanggal : Selasa, 20 Oktober 2015

Waktu : Pukul 10.00 - 11.00 WIB (60 Menit)

Lokasi : SD Negeri 06/07 Tanjung Duren Utara, No. 20 Jalan Tanjung Duren Raya 11470

Jumlah Peserta : 64 Anak. Terdiri dari dua kelas, yaitu kelas 1A 32 anak dengan 3 pengajar dan 1B 32 anak dengan 4 pengajar. Setiap pengajar, bertanggungjawab atas 8-10 anak.

PIC : Ibu Nurhayati, selaku Kepala Sekolah SDN 06 Pagi Tanjung Duren Utara, Jakarta Barat.

Anggota yang hadir :
·                     Sarah Fitriana Malik
·                     Adlina Farahdiba
·                     Kautsara Gita Gemala
·                     Andre Hendrawan
·                     Misyell Efendy
·                     Henny Angelina
·                     William Jhon Steven
Anggota yang tidak hadir : -



Henny Angelina; Andre Hendrawan; Sarah Fitriana Malik; Adlina Farahdiba (Baris depan, Kiri-Kanan)
Kautsara Gita Gemala; Misyell Efendy; William Jhon Steven (Baris belakang, Kiri-Kanan)
                     


2. Bagian Isi


Pada hari ini kami akan melanjutkan mengajar anak-anak SD kelas 1. Sebelumnya kami sudah berrunding dengan guru bahasa inggris di sekolah tersebut mengenai ,materi apakah yang harus nya di sampaikan oleh kelompok kami. Minggu ini kami mengajarkan bahasa Inggris .Anak-anak begitu antusias saat kami memasuki ruang kelas, baik itu kelas 1A dan 1B. Mereka terlihat bersemangat dan langsung menghampiri kami satu persatu untuk bersalaman. Saat awal masuk kelas kami menanyakan anak anak apakah kalian sudah bisa berhitung dengan bahasa inggris dan menyebutkan abjad. Setelah itu, kami melanjutkan dengan membagikan materi yang akan kami jelaskan kepada adik adik. Kelas 1A dan 1B mejelaskan materi yang berbeda, kelas 1A hanya sampai animal kalau 1B sudah sampai part of body.
Suasana belajar di kelas 1A

Untuk metode pembelajaran minggu ini, kami masih menerapkan sistem pairing, sehingga anak-anak bisa lebih leluasa untuk bertanya dengan kakak pengajarnya masing-masing mengenai materi yang belum paham. Selain itu, dengan menerapkan sistem tersebut kami selaku pengajar dapat mengetahui kekurangan dan kelebihan dari masing-masing anak yang diajar. Dengan begitu, kami dapat memberi fokus lebih pada anak-anak yang kurang mengerti materi. Banyak anak anak yang belum menguasai betul pengejaan dengan bahasa inggris. Contoh nya Face mereka menulis nya ves.

Suasana di kelas 1B

Suasana di kelas 1A

Berdasarkan hasil survei internal minggu ini, Adlina Farahdiba dan Sarah Fitriana Malik yang dapat dijadikan contoh bagi anggota kelompok yang lain dari segi disiplin waktu. Mereka datang lebih awal dari anggota kelompok yang lain. Overall semua datang sebelum jam 10.

3. Penutup

·                     Hasil Kegiatan:
Sebelum
Sesudah
Anak-anak begitu kurang bersemangat
Semangat untuk belajar
Anak-anak cenderung sulit diatur
Anak-anak sudah mulai bisa diatur
Malu-malu untuk maju ke depan kelas
Bersemangat dan berebut maju ke depan

·                     Pencapaian Volunteer:
Mereka mulai berani untuk maju ke depan kelas dan mau untuk mendengarkan perkataan kami, selaku pengajar.

·                     Kesimpulan
Untuk hari pertama kami mengajar, dapat dikatakan lancar dan semua berjalan sesuai dengan harapan. Harapan kami, semoga dengan materi yang kami ajarkan dapat bermanfaat bagi mereka.

·                     Next to do
Perbaikan yang akan kami lakukan untuk pertemuan selanjutnya adalah bagaimana anak-anak dapat mengeja bahasa inggris dengan baik dan benar, menghitung 1-20 dengan bahasa inggris tanpa salah dan melafalkan abjad dengan baik.










Selasa, 13 Oktober 2015

PERTEMUAN 1


1. Bagian Awal

Pengajaran BIMBEL di SDN 06 Pagi Tanjung Duren Utara, Jakarta Barat
dalam Penerapan Mata Kuliah Character Building Kewarganegaraan
Bersama Teach For Indonesia (TFI) BINUS University


















Nama Dosen : Murty Magda Pane

Kode Dosen : D3371

Kelas : LD51

Hari/Tanggal : Selasa, 13 Oktober 2015

Waktu : Pukul 10.00 - 11.00 WIB (60 Menit)

Lokasi : SD Negeri 06/07 Tanjung Duren Utara, No. 20 Jalan Tanjung Duren Raya 11470

Jumlah Peserta : 64 Anak. Terdiri dari dua kelas, yaitu kelas 1A 32 anak dengan 3 pengajar dan 1B 32 anak dengan 4 pengajar. Setiap pengajar, bertanggungjawab atas 8-10 anak.

PIC : Ibu Nurhayati, selaku Kepala Sekolah SDN 06 Pagi Tanjung Duren Utara, Jakarta Barat.

Anggota yang hadir :
  • Sarah Fitriana Malik
  • Adlina Farahdiba
  • Kautsara Gita Gemala
  • Andre Hendrawan
  • Misyell Efendy
  • Henny Angelina
  • William Jhon
Anggota yang tidak hadir : -



Andre Hendrawan; Misyell Efendy; William Jhon; Henny Angelina; Ibu Nurhayati;
Sarah Fitriana Malik; Kautsara Gita Gemala; Adlina Farahdiba
(dari kiri ke kanan)

2. Bagian Isi

Foto saat pemberian materi
Pada hari ini kami akan mulai mengajar anak-anak SD kelas 1. Sebelumnya kami sudah mencari bahan yang akan kami ajarkan pada hari ini dan kami juga sudah bertanya mengenai kurikulum yang dipakai di sekolah itu. Minggu ini kami mengajarkan Matematika dengan materi penjumlahan dan pengurangan.  Anak-anak begitu antusias saat kami memasuki ruang kelas, baik itu kelas 1A dan 1B. Mereka terlihat bersemangat dan langsung menghampiri kami satu persatu untuk bersalaman. Setelah itu, kami melanjutkan dengan perkenalan yang dikemas melalui games yang berfungsi sebagai ice breaking di awal pertemuan kami. Setelah games, kami langsung memasuki materi penjumlahan dan pengurangan. Kami memberi mereka beberapa soal yang kami tulis di papan tulis, dan mereka menjawab sesuai dengan kemampuan mereka. Hal ini kami lakukan agar melatih skill anak-anak untuk berani maju ke depan kelas dan membentuk rasa kepercayaan diri mereka. Karena kami mengajar anak kelas 1 SD, Kepala Sekolah sempat memberi pesan untuk kami agar mengajarkan mereka cara berperilaku baik. Sehingga, di dalam materi pengajaran kami juga disisipkan cara mereka berperilaku dengan teman mereka yang baik, bagaimana cara menghargai orang yang sedang berbicara di depan kelas, dan sebagainya. Seperti saat ada anak yang memanggil temannya dengan panggilan "si gendut" kami menegur anak tersebut dan memberitahu dia, bahwa kata-kata itu tidak boleh diucapkan karena nanti temannya nanti bisa tersinggung. Sehingga mereka dapat mengerti maksud dari teguran kami.

Suasana Kelas 1B
Untuk metode pembelajaran, kami menerapkan sistem pairing, sehingga anak-anak bisa lebih leluasa untuk bertanya dengan kakak pengajarnya masing-masing mengenai materi yang belum paham. Selain itu, dengan menerapkan sistem tersebut kami selaku pengajar dapat mengetahui kekurangan dan kelebihan dari masing-masing anak yang diajar. Dengan begitu, kami dapat memberi fokus lebih pada anak-anak yang kurang mengerti materi.

Suasana Kelas 1A

Berdasarkan hasil survei internal, Adlina Farahdiba dan Andre Hendrawan yang dapat dijadikan contoh bagi anggota kelompok yang lain dari segi disiplin waktu. Mereka datang lebih awal, yaitu Adlina pukul 08.47 dan Andre pukul 08.51 . Secara keseluruhan, seluruh anggota datang sebelum pukul 10.00 .

3. Penutup

  • Hasil Kegiatan:
Sebelum
Sesudah
Anak-anak begitu kurang bersemangat
Semangat untuk belajar
Anak-anak cenderung sulit diatur
Anak-anak sudah mulai bisa diatur
Malu-malu untuk maju ke depan kelas
Bersemangat dan berebut maju ke depan kelas

  • Pencapaian Volunteer:
Mereka mulai berani untuk maju ke depan kelas dan mau untuk mendengarkan perkataan kami, selaku pengajar.

  • Kesimpulan
Untuk hari pertama kami mengajar, dapat dikatakan lancar dan semua berjalan sesuai dengan harapan. Harapan kami, semoga dengan materi yang kami ajarkan dapat bermanfaat bagi mereka.

  • Next to do
Perbaikan yang akan kami lakukan untuk pertemuan selanjutnya adalah bagaimana anak-anak dapat berhitung cepat tanpa harus menghafal penjumlahan diluar kepala.
















Sabtu, 03 Oktober 2015

PERKENALAN

Hallo semua!!
Kami dari kelompok 3 CB Kewarganegaraan Kelas LD51, Jurusan Marketing Communication BINUS University Kemanggisan. Kali ini kami mendapat project dari Teach for Indonesia (TFI) untuk mengajar siswa-siswi Sekolah Dasar, kelas 1 sampai 4 SD. Nah sebelumnya, kami mau memperkenalkan diri dulu nih.

Kelompok 3 ini terdiri atas 7 anggota, yaitu:

1. Sarah Fitriana Malik (Selaku ketua kelompok 3)
2. Adlina Farahdiba
3. Andre Hendrawan
4. Henny Angelina
5. Kautsara Gita Gemala
6. Misyell Efendy
7.William Jhon Steven

Setiap kegiatan yang kami lakukan dalam mengerjakan project, akan kami laporkan melalui blog ini. Jadi, buat kalian yang ingin tahu perjalanan project kami, stay tune terus ya..
Semoga laporan ini bermanfaat buat kalian yang mendapat project yang sama atau yang kepikiran untuk membuat kegiatan yang sama dengan kita. Terima kasih :)